Kronologis Syarifuddin DiTerkam Buaya Hingga Jenazah Diantarkan Ke Pinggir Sungai

Syariffudin Dimakan Buaya

Kronologis Syarifuddin diterkam buaya hingga jenazahnya diantarkan ke pinggir sungai oleh tiga ekor Buaya yang telah menerkam tubuh korban,jenazah korban ditemukan warga setelah mencari semalaman namun belum juga di temukan jasadnya hingga pagi hari baru ditemukan jenazah dibawa oleh buaya.

Seorang warga Biatan Lempake Kecamatan Biatan Kabupaten Berau Kalimantan Timur,Indonesia telah ditemukan dalam keadaan sudah tak bernyawa,warga yang bernama Syarifuddin jenazahnya diantarkan oleh tiga ekor buaya besar dia meninggal karena dimakan buaya saat mandi di sungai dia mandi bersama temanya pada hari selasa sore 18/07/2017.

Awalnya Syarifudddin mandi bersama temannya yang diketahui bernama Abdullah,namun saat mandi di sungai tiba tiba Syarifuddin diterkam buaya dan diseret masuk ke dalam sungai,temannya kaget dan terkejut karena korban sudah di seret buaya,lalu dia melapor ke warga dan pihak kepolisian.

Namun setelah warga dan pihak kepolisian datang ke lokasi tersebut tubuh syarifuddin sudah tidak ada hingga warga mencari kemana mana dari hilir sungai sampai hulu sungai belum juga ditemukan pencarian sampai malam hari hasilpun nihil jenazah belum juga ditemukan karena dibawa buaya.

Warga segera memanggil pawang buaya untuk mencari dimalam hari selasa namun juga belum ditemukan,pencarian sampai pagi hari rabu hingga akhirnya tiba tiba tiga ekor buaya muncul membawa jenazah Syarifuddin dua ekor buaya mendampingi seekor buaya yang menggiring jenazah pria ini ke dua buaya langsung pergi karena ketakutan banyak warga yang mencari korban.

Jenazah Korban digiring satu ekor buaya dan jenazah diantarkan sampai pinggir sungai hingga warga langsung mengambil tubuh syarifuddin dari kali,jenazah dibawa keluarga lalu dimakamkan pada hari itu juga hari rabu 19/07/2017.

Polisi menghimbau warga agar hati hati ketika mandi di sungai tersebut karena di sungai masih ada beberapa buaya besar,menurut pihak kepolisian tahun tahun yang lalu juga ada,kata pihak polisi.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...