Abu Bakr al Baghdadi Pemimpin Isis Dikabarkan Telah Tewas
Selasa, 11 Juli 2017
Edit
Irak,Abu Bakr al Baghdadi Pemimpin Isis Tewas,sebuah laporan menyebutkan pemimpin Isis Tewas dalam serangan pada akhir bulan mei,sebelumnya klaim kematian pemimpin Isis ini sering muncul dari pasukan Irak serta koalisinya termasuk Rusia,namun kali ini kabar kematian pemimpin isis kembali muncul,setelah para pengikutnya membuka mulut mereka tentang kematian Abu Bakr al Baghdadi.
ISIS akhirnya mengakui bahwa pemimpinnya Abu Bakr al Baghdadi telah meninggal menurut media laporan di Irak Kelompok teror tersebut mengatakan telah mengkonfirmasi bahwa pria berusia yang berusia 45 tahun itu tewas dalam serangan udara di provinsi Nineveh Irak,Laporan mengklaim bahwa fanatik ISIS berebut untuk menemukan pemimpin baru Isis.
Menurut sumber lain juga menyatakan bahwa Pemimpin Isis Abu Bakr al-Baghdadi telah dinyatakan tewas kata Observatorium Suriah untuk Hak Asasi Manusia,mereka mengatakan"Kami telah memberi konfirmasi informasi dari para pemimpin termasuk salah satu pemimpin di wilayah Isis di pedesaan timur Deir Ezzor,"kata direktur kelompok yang berbasis di Inggris Rami Abdulrahman kepada media Reuters.
Belum ada konfirmasi dari kantor berita resmi Isis Amaq,Sumber SOHR tidak mengatakan kapan Baghdadi diduga meninggal.Sumber AS Kurdi dan Irak dengan cepat mengatakan bahwa mereka tidak dapat menguatkan laporan SOHR tersebut.
Tentara Rusia mengatakan pesawat tempur Sukhoi melakukan serangan 10 menit pada 28 Mei di sebuah lokasi dekat markas ISIS Raqqa di mana para pemimpin kelompok berkumpul untuk rencana penarikan dari daerah tersebut.
Koalisi pimpinan AS yang memerangi kelompok jihad di Suriah dan Irak mengatakan pada saat itu bahwa mereka tidak dapat memastikan apakah pasukan Rusia telah membunuh Abu Bakr al Baghdadi .
Pemimpin ISIS Abu Bakr al Baghdadi yang lahir di Irak belum terlihat di depan umum sejak dirinya mulai mendeklarasikan khalifah pada tahun 2014 di Masjid Agung Al-Nuri di Mosul,jihadis yang di kenal diyakini bersembunyi di wilayah sekitar perbatasan Suriah-Irak sering bergerak dan seringnya menghindari telekomunikasi untuk menghindari deteksi.