dunia terbaru berita kesehatan seks kehamilan piala Dunia Arab Saudi Filipina India Indonesia Irak Iran Jepang Korea Selatan Korea Utara Malaysia Myanmar Pakistan Qatar Android Aplikasi Spesifikasi Smartphone Samsung LG Sony Xiaomi Realme Vivo Oppo game Software Download Film foto biodata tokoh penemu Olah raga sepak bola Real Madrid liga Champions Liga Inggris hiburan musik boyband hip hop k-pop Film
Kyrgysztan,Foto Aliya Shagieva putri presiden negara Krygyzstan,saat menyusui mendapat kritikan tajam dari netizen anak bungsu presiden ini memfoto dirinya ketika sedang menyusui anaknya dan mengupload dimedia sosial hingga menyebabkan perdebatan antara netizen dan dirinya,dalam foto itu terlihat tangan anak presiden yang bertato sedang memeluk anaknya dan menyusui.
Putri presiden Krygysztan menjadi perdebatan pasalnya dia memfoto dirinya saat menyusui anaknya yang masih berusia 1 bulan,namun dia menganggap foto fotonya bukan suatu pornografi atau unsur seksualitas kata Shagieva.
Foto putri presiden yang menjadi pedebatan sebenarnya di unggah pada bulan april lalu saat umur anaknya masih satu bulan foto di unggah oleh Shagieva sendiri dengan judul saya akan memberi makan anak saya kapan saja dan dimanapun saya akan memberinya makan.namun post itu baru mendapatkan perdebatan dan kritikan tajam dari netizen.
Namun setelah mendapat kecaman dan kritikan netizen,Shagieva menghapus foto sedang menyusui anaknya diakun Instagram pribadinya,akun media sosialnya telah di ikuti 33.000 followers,menurut laporan kedua orang tuanya tidak menyukai foto tersebut karena bisa menyebabkan citra buruk pada shagieva sendiri.
Dalam sebuah wawancara dengan BBC dia mengatakan tubuh saya yang saya berikan tidak vulgar itu fungsional katanya dia juga menambahkan tujuannya untuk memenuhi fisiologis bayi saya bukan untuk seksual kata wanita yang berusia 20 tahun.
Presiden Almazbek Atambayev dan istrinya sangat tidak menyukai foto tersebut mengingat negara ini Krygysztan merupakan negara dengan penduduk mayoritas muslim,negara tersebut adalah suatu negara pecahan Sovyet.