Israel Merebut Panel Surya Yang Disumbangkan Ke Palestina Oleh Pemerintah Belanda

Panel Surya


Palestina-Israel kembali membuat ulah kali ini negara zionis merebut panel surya milik warga palestina yang di sumbangkan oleh pemerintah belanda,pihak berwenang israel bersikeras bahwa pembangunan panel surya tidak ada izinnya sehingga mereka merebut dan membongkar panel surya yang sudah terpasang.

Sistem tenaga diesel dan solar hibrida dipasang pada tahun lalu di Jubbet al-Dhib daerah terpencil di palestina sebuah desa yang menampung 150 orang di wilayah Tepi Barat yang diduduki oleh Israel.

Pemerintah Belanda telah mengajukan keluhan kepada pemerintah Israel setelah puluhan panel surya Belanda yang disumbangkan ke sebuah desa di Tepi Barat disita oleh pihak berwenang Israel,panel tidak dibangun dengan izin dan izin yang tepat kata pihak berwenang menyita peralatan milik proyek kemanusiaan senilai $307.000 pekan lalu.

Walikota desa mengatakan kepada kantor berita Palestina Ma'an News bahwa panel-panel tersebut hancur organisasi bantuan yang memasang panel tersebut mengatakan bahwa antara 60 dan 90 orang diambil secara utuh dan peralatan lainnya di tempat tersebut dihancurkan dan ditinggalkan tentara zionis israel.

Kementerian Luar Negeri Belanda telah meminta agar peralatan tersebut dikembalikan ke Jubbet al-Dhib dan sedang mempertimbangkan apa langkah selanjutnya dapat diambil menurut sebuah laporan di koran Israel Haaretz yang diterbitkan pada hari Sabtu.dilansir media Independent

Masalah ini telah memicu kemarahan baik di pemerintahan Belanda maupun di wilayah Palestina mengenai bagaimana penanganannya,Cogat badan militer Israel yang bertanggung jawab terhadap situasi ini mengatakan bahwa beberapa perintah penghentian kerja dikeluarkan sebelum hari dimana israel merusak dan mengambil panel surya tersebut.

Penduduk desa berpendapat bahwa mereka tidak mengetahui bahwa panel surya tersebut menjadi target negara zionis untuk di ambil dan di hancurkan oleh tentara israel.

Lebih dari 300 bangunan di Tepi Barat yang diduduki yang oleh warga pelestina di hancurkan paksa oleh zionis israel pada 2016 setidaknya sebagian didanai oleh UE atau LSM internasional seorang pejabat militer Israel mengatakan awal tahun ini.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...