Tidur Lebih Lama Bisa Tingkatkan Risiko Diabetes?
Rabu, 02 Januari 2019
Edit
DokterSehat.Com– Tidur lebih lama seringkali dianggap sebagai hal yang menyenangkan untuk dilakukan. Bagaimana tidak, tubuh seperti bisa mendapatkan waktu istirahat lama sehingga bisa menghilangkan sensasi pegal-pegal pada tubuh. Hanya saja, durasi tidur juga sebaiknya tidak dilakukan terlalu lama. Sebagai contoh, jika kita tidur hingga lebih dari 8 atau 9 jam setiap hari, bisa jadi risiko terkena berbagai masalah kesehatan bisa meningkat.
Dalam penelitian ini, disebutkan fakta bahwa tidur lebih lama justru menurunkan risiko diabetes bagi kaum wanita, namun efek sebaliknya justru terjadi pada kaum pria.
Pakar kesehatan menganalisis hubungan dari durasi tidur dengan jenis kelamin, tingkat insulin, serta proses metabolisme gula pada 800 partisipan. Hasilnya adalah tidur terlalu sebentar juga bisa memberikan efek yang buruk bagi risiko diabetes pria.
“Bagi kaum pria, tidur terlalu sebentar atau terlalu banyak bisa jadi membahayakan risiko diabetes. Hal ini akan membuat sel-sel tubuh tidak responsif terhadap insulin dan akhirnya membuat penyerapan glukosa menjdai menurun. Hal inilah yang kemudian bisa meningkatkan risiko diabetes,” ucap salah satu peneliti dr. Femke Rutters dari VU Medical Center, Amsterdam, Belanda.
Berikut adalah masalah kesehatan yang bisa muncul akibat kebiasaan ini.
Berdasarkan sebuah penelitian, dihasilkan fakta orang-orang yang tidur terlalu lama memiliki risiko terkena obesitas 21 persen lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidur dalam waktu yang cukup.
Bahaya tidur terlalu lama
Sebuah penelitian yang dilakukan di belanda menyebutkan bahwa waktu tidur yang terlalu lama bisa membahayakan kesehatan kaum pria. Hanya saja, dampak dari kebiasaan ini tidak begitu besar pada kaum hawa. Hasil dari penelitian ini kemudian dipublikasikan dalam jurnal berjudul Journal of Clinical Endocrinology and Metabolism.Dalam penelitian ini, disebutkan fakta bahwa tidur lebih lama justru menurunkan risiko diabetes bagi kaum wanita, namun efek sebaliknya justru terjadi pada kaum pria.
Pakar kesehatan menganalisis hubungan dari durasi tidur dengan jenis kelamin, tingkat insulin, serta proses metabolisme gula pada 800 partisipan. Hasilnya adalah tidur terlalu sebentar juga bisa memberikan efek yang buruk bagi risiko diabetes pria.
“Bagi kaum pria, tidur terlalu sebentar atau terlalu banyak bisa jadi membahayakan risiko diabetes. Hal ini akan membuat sel-sel tubuh tidak responsif terhadap insulin dan akhirnya membuat penyerapan glukosa menjdai menurun. Hal inilah yang kemudian bisa meningkatkan risiko diabetes,” ucap salah satu peneliti dr. Femke Rutters dari VU Medical Center, Amsterdam, Belanda.
Berbagai penyakit lain yang bisa muncul jika tidur terlalu lama
Selain bisa menyebabkan diabetes, pakar kesehatan menyebut kebiasaan tidur terlalu lama bisa menyebabkan datangnya berbagai penyakit.Berikut adalah masalah kesehatan yang bisa muncul akibat kebiasaan ini.
Penyakit jantung
Mudah lupa
Sakit punggung
Obesitas
Berdasarkan sebuah penelitian, dihasilkan fakta orang-orang yang tidur terlalu lama memiliki risiko terkena obesitas 21 persen lebih besar dibandingkan dengan mereka yang tidur dalam waktu yang cukup.
Depresi