Pemain MMA Mengamuk Obrak Abrik BANK,Empat ATM Dihancurkan
Rabu, 16 Januari 2019
Edit
Rusia,Pemain MMA mengamuk obrak abrik sebuah cabang Bank di kota Moskow Rusia,Empat ATM bank rusak beserta fasilitas Bank lainnya,Dalam sebuah video yang beredar luas di Internet Pemain MMA tersebut terlihat merusak Fasilitas Bank,Semua orang juga terlihat takut menghadapi pemain MMA itu yang diketahui bernama Dzhabrail Duzaev.
Seorang pria yang diketahui sebagai pemain MMA Dzhabrail Duzaev mengamuk membabi buta menghancurkan fasilitas Bank di kota Moskow Rusia,Belum diketahui alasan pemain MMA tersebut mengamuk hingga merusak beberapa ATM Bank dan fasilitas bank,Menurut laporan media setempat orang orang yang berada di dalam Bank tak bisa berbuat apa apa mereka takut untuk melerai pemain MMA yang berbadan besar.
Usai keluar dari Bank pemain MMA juga merusak kaca dan ATM yang berada di luar Bank,Orang orang yang berada di luar Bank juga tidak dapat melerai pemain MMA itu,Warga yang melihat hanya bisa merekam kejadian tersebut dengan kamera,Staf dan karyawan Bank yang ketakutan segera lapor kepolisi untuk menangkap pemain MMA Dzhabrail Duzaev,Dalam video yang tersebar di Internet 2 polisi menangkap pemain MMA itu ketika dia keluar dari Bank.
Polisi masih menyelidiki kasus perusakan Bank yang dilakukan Dzhabrail Duzaev salah satu pemain MMA asal Rusia,Kini Dzhabrail Duzaev dalam tahanan polisi Rusia,Pemain MMA itu terancam di penjara karena merusak fasilitas Bank dan fasilitas umum,Dzhabrail Duzaev salah satu petarung olah raga MMA yang belum meraih perestasi,Dengan catatan tiga kali bertarung hanya meraih satu kali kemenangan.
Dzhabrail Duzaev pemain MMA asal Rusia mencoba bangkit dari keterpurukan di ring MMA tapi kini kasus perusakan Bank dan fasilitas umum membuat karir Dzhabrail Duzaev terancam di dunia Pertarungan MMA Rusia,Netizen yang melihat video mengamuknya pemain MMA itu lantas menjadi marah dan kesal terhadap Dzhabrail Duzaev,Warga net meminta polisi menghukum pemain MMA Dzhabrail Duzaev seberat mungkin agar jera dan tidak menggunakan kekuatan tenaganya untuk menghancurkan fasilitas umum.