Demo Besar Besaran Tolak Kenaikan Harga BBM di Zimbabwe Rusuh
Selasa, 15 Januari 2019
Edit
Zimbabwe,Demo besar besaran tolak kenaikan BBM dilakukan rakyat Zimbabwe berakhir dengan kerusuhan,Sedikitnya lima orang tewas akibat kerusuhan demo menolak kenaikan BBM di negara tersebut,Harga BBM di Zimbabwe naik 150 % dari harga biasanya hingga menyebabkan kebutuhan pokok naik melambung tinggi.
Pemerintah Zimbabwe menaikan harga BBM 150 % ,Kenaikan harga BBM memicu rakyat negara Zimbabwe melakukan demo besar besaran menuntut agar harga BBM diturunkan seperti semula tapi pemerintah Zimbabwe tidak memenuhi tuntutan para pendemo hingga terjadi kerusuhan dan warga yang melakukan demo menjarah toko toko bahan pokok.
Kerusuhan terjadi saat demo kenaikan harga BBM,Dilaporkan media setempat lima orang meninggal dunia akibat demo tersebut termasuk seorang perwira polisi,Ratusan orang dilaporkan mengalami luka luka akibat bentrok dengan aparat keamanan saat Demo BBM,Rakyat Zimbabwe melakukan aksi mogok kerja nasional menutut agar harga BBM kembali diturunkan.
Warga menjarah toko toko bahan pokok di sejumlah daerah,Tak hanya itu rakyat yang marah karena harga BBM naik 150% juga merusak fasilitas umum dan kantor polisi,200 orang ditangkap aparat kepolisian karena menjarah dan merusak kantor polisi dan fasilitas umum di Zimbabwe,Pemerintah negara tersebut memerintahkan aparat kepolisian dan militer agar menindak tegas pelaku penjarahan dan perusakan.
Polisi dan Militer Zimbabwe masih terus berpatroli di wilayah wilayah kota,Patroli dilakukan oleh militer dan aparat kepolisian untuk menjaga kantor kantor pemerintah serta fasilitas umum dan toko toko milik warga yang menjadi target untuk dijarah warga,Salah satu warga mengatakan mereka menjarah kebutuhan pokok karena harga yang melambung tinggi mereka tidak dapat membeli bahan pokok lantaran harga yang sangat mahal.
Demonstrasi didorong oleh pengumuman kenaikan BBM 150 persen di tengah kondisi ekonomi yang memburuk,Banyak warga Zimbabwe di seluruh negeri tetap tinggal di rumah dan sekolah-sekolah ditutup sebagai bagian dari pemogokan,yang diminta oleh Kongres Serikat Buruh Zimbabwe dan beberapa aktivis sipil terkemuka.
Menurut salah satu menteri pertahanan Zimbabwe kerusuhan terjadi karena ada yang menggerakan menteri tersebut mengklaim pihak oposisi telah mengkordinasi warga agar melakukan demo besar besaran,Namun pihak oposisi menolak dan membantah klaim menteri pertahanan Zimbabwe.