5 Risiko dan Bahaya Melakukan Anal Seks
Kamis, 27 Februari 2020
Edit
DokterSehat.Com – Seks yang dilakukan oleh pasangan secara umum dibagi menjadi tiga jenis. Pertama, seks vagina yang umum dilakukan oleh pasangan. Lalu, seks oral yang sering dilakukan untuk pemanasan. Terakhir, ada seks anal yang dilakukan melalui anus atau dubur. Apakah ada bahaya anal seks?
Seks anal atau yang disebut juga dengan anal seks dianggap tabu dan diklaim memiliki banyak risiko pada kesehatan. Sayangnya, tidak semua orang tahu risiko apa saja yang akan terjadi dan muncul kalau pasangan melakukannya. Berikut risiko dan bahaya anal seks jika dilakukan secara tidak aman:
Otot anus lebih tipis dari vagina. Selain itu ada banyak pembuluh darah di sekelilingnya. Kalau penis masuk dan melakukan penetrasi, otot di sekitar anus akan terkena gesekan yang besar. Tidak adanya pelumas alami juga rawan sekali membuat area anus mengalami cedera sehingga bisa merusakan area ini dengan cukup parah.
Berbagai penyakit menular yang bisa ditularkan melalui aktivitas seks anal adalah HIV, HPV, dan penyakit lain seperti gonore, dan klamidia. Kalau Anda dan pasangan ingin mencoba seks jenis ini ada baiknya untuk menggunakan kondom dan memakai pelumas dalam jumlah banyak.
Perdarahan memang terjadi pada vagina saat wanita baru pertama melakukan seks, namun akan hilang dengan sendirinya. Bahaya anal seks bisa membuat perdarahan terjadi setiap melakukan seks. Peluang terjadi sobek di bukaan anus hingga bagian dalam akan besar. Jadi, kehati-hatian adalah hal yang harus diperhatikan.
Kondisi ini akan muncul kalau wanita melakukan seks anal secara reguler. Jadi, kalau hanya melakukannya sesekali karena penasaran atau ingin melakukan fantasi, bahaya anal seks tidak akan menyebabkan masalah yang besar.
Inilah beberapa risiko dan bahaya anal seks. Semoga ulasan di atas bisa kita jadikan rujukan sebelum melakukan seks yang berisiko seperti seks anal dengan atau tanpa kondom.
Seks anal atau yang disebut juga dengan anal seks dianggap tabu dan diklaim memiliki banyak risiko pada kesehatan. Sayangnya, tidak semua orang tahu risiko apa saja yang akan terjadi dan muncul kalau pasangan melakukannya. Berikut risiko dan bahaya anal seks jika dilakukan secara tidak aman:
Rusaknya otot di anus
Otot anus lebih tipis dari vagina. Selain itu ada banyak pembuluh darah di sekelilingnya. Kalau penis masuk dan melakukan penetrasi, otot di sekitar anus akan terkena gesekan yang besar. Tidak adanya pelumas alami juga rawan sekali membuat area anus mengalami cedera sehingga bisa merusakan area ini dengan cukup parah.
Penularan penyakit menular seks
Berbagai penyakit menular yang bisa ditularkan melalui aktivitas seks anal adalah HIV, HPV, dan penyakit lain seperti gonore, dan klamidia. Kalau Anda dan pasangan ingin mencoba seks jenis ini ada baiknya untuk menggunakan kondom dan memakai pelumas dalam jumlah banyak.
Perdarahan di area anus
Perdarahan memang terjadi pada vagina saat wanita baru pertama melakukan seks, namun akan hilang dengan sendirinya. Bahaya anal seks bisa membuat perdarahan terjadi setiap melakukan seks. Peluang terjadi sobek di bukaan anus hingga bagian dalam akan besar. Jadi, kehati-hatian adalah hal yang harus diperhatikan.
Inkontinensia feses
Kondisi ini akan muncul kalau wanita melakukan seks anal secara reguler. Jadi, kalau hanya melakukannya sesekali karena penasaran atau ingin melakukan fantasi, bahaya anal seks tidak akan menyebabkan masalah yang besar.
Infeksi lain dari bahaya anal seks
Inilah beberapa risiko dan bahaya anal seks. Semoga ulasan di atas bisa kita jadikan rujukan sebelum melakukan seks yang berisiko seperti seks anal dengan atau tanpa kondom.
