Wali kota Marawi Filipina Meminta Warga Tetap di Rumah

Warga Marawi mengungsi

Filipina-Wali Kota Marawi Filipina meminta warganya untuk tetap di rumah dan tetap tenang karena situasi di kota ini mulai Kondusif namun sebagian warga Marawi tetap memilih mengungsi mereka takut akan terjadi serangan atau bentrok susulan antara mulitan isis dan tentara filipina.

Majul Gandamra Wali kota Marawi mengatakan pada hari Rabu bahwa meski baku tembak tampaknya telah berkurang pagi ini, akan lebih baik jika warga tinggal di dalam rumah sampai situasinya benar-benar normal.

Lebih Lanjut dia mengatakan "warga harus ekstra hati hati dan selalu waspada walupun situasi sudah mulai normal kembali"ungkapnya di kutip media Abs.cbn.news filipina.dia juga mengatakan bahwa sekarang militer sudah berada disini.

Walikota juga mengkonfirmasi bahwa pemerintah daerah telah mendapatkan informasi tentang kemungkinan serangan teror namun tidak mengharapkan sejumlah besar ekstrimis menyerang kota tersebut.ucapnya.

Gandarma Walikota Marawi mengatakan ada sekitar 100 orang ekstrimis Al-Qaeda dan Abu Sayyaf yang berada di belakang serangan tersebut,Letnan Jenderal Carlito Galvez Jr., kepala Komando Mindanao Barat, sebelumnya mengatakan kepada ANC bahwa mereka mengejar lebih dari 80 teroris.

Dia menambahkan bahwa sejauh yang dia tahu, kelompok Maute belum mendapatkan kontrol penuh di tempat-tempat lain di kota Marawi tersebut.

Walikota mengatakan dia tidak akan meninggalkan balai kota untuk mencegah teroris mengambil alih kekuasaan Marawi. Pihak berwenang juga menunggu bala bantuan dari Kepolisian Nasional Filipina.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...