7 Kondisi Kesehatan yang Menyebabkan Otot Terkikis
Rabu, 12 Juni 2019
Edit
DokterSehat.Com – Selama ini kita selalu menganggap kalau bagian tubuh yang bisa terkikis perlahan-lahan adalah lemak. Kalau lemak yang ada di dalam tubuh terkikis perlahan-lahan, artinya tubuh akan menjadi lebih lean. Selain lemak, ternyata tubuh juga bisa mengalami pengikisan otot. Berbeda dengan lemak, pengikisan otot atau muscle wasting sangat berbahaya untuk tubuh.
Kondisi ALS yang cukup langka ini belum diketahui penyebabnya. Namun, begitu seseorang mengalami ALS, mereka akan mengalami penurunan kekuatan otot perlahan-lahan hingga tidak bisa digunakan sama sekali.
Kondisi MS ini bisa dialami oleh siapa saja. Namun, wanita cenderung mudah mengalami gangguan ini dan berdampak banyak pada kesehatannya. Tidak pada alat gerak seperti kaki dan tangan saja.
Selain penurunan kekuatan otot secara perlahan-lahan atau progresif, massa dari otot juga perlahan-lahan akan menipis. Seseorang dengan penyakit ini cenderung memiliki tubuh yang kecil dan jarang sekali memiliki otot.
Biasanya bagian tubuh yang paling terdampak adalah yang dekat dengan tulang belakang. Otot yang ada di area itu akan susah digerakkan dan kemungkinan mengalami penyusutan akan sangat besar.
Mereka yang sudah sembuh dari penyakit biasanya akan sulit berjalan karena tubuh butuh menyesuaikan diri. Otot juga menjadi lebih kaku dan kemungkinan besar menyusut dengan sendirinya. Penyusutan ini biasanya hanya berjalan sementara dan tubuh akan membaik kalau tubuh mendapatkan suplai nutrisi yang banyak proteinnya.
Kalau Anda tidak mau mengalami penyusutan otot, penuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya. Kalau ingin diet, lakukan dengan benar dan tidak terlalu banyak defisitnya. Defisit bisa dilakukan dengan menambah olahraga daripada menurunkan jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Selain itu dari penelitian lain menyebutkan kalau antara usia 20-60 tahun akan ada penurunan massa otot di kaki. Penurunan itu terjadi sebanyak 35-40 persen. Penurunan massa otot di tubuh bisa diminimalkan kalau Anda tetap berolahraga dan mendapatkan suplai protein yang cukup.
Penyebab otot terkikis
Otot terkikis atau muscle wasting bisa terjadi pada siapa saja dan penyebabnya sangat banyak. Terkadang kita tidak sadar kalau otot yang kita miliki terkikis perlahan-lahan seiring dengan berjalanya waktu. Berikut penyebab dari muscle wasting.Amyotrophic lateral sclerosis
Kondisi ALS yang cukup langka ini belum diketahui penyebabnya. Namun, begitu seseorang mengalami ALS, mereka akan mengalami penurunan kekuatan otot perlahan-lahan hingga tidak bisa digunakan sama sekali.
Multiple sclerosis
Kondisi MS ini bisa dialami oleh siapa saja. Namun, wanita cenderung mudah mengalami gangguan ini dan berdampak banyak pada kesehatannya. Tidak pada alat gerak seperti kaki dan tangan saja.
Muscular dystrophy
Selain penurunan kekuatan otot secara perlahan-lahan atau progresif, massa dari otot juga perlahan-lahan akan menipis. Seseorang dengan penyakit ini cenderung memiliki tubuh yang kecil dan jarang sekali memiliki otot.
Spinal muscular atrophy
Biasanya bagian tubuh yang paling terdampak adalah yang dekat dengan tulang belakang. Otot yang ada di area itu akan susah digerakkan dan kemungkinan mengalami penyusutan akan sangat besar.
Bed rest yang lama
Mereka yang sudah sembuh dari penyakit biasanya akan sulit berjalan karena tubuh butuh menyesuaikan diri. Otot juga menjadi lebih kaku dan kemungkinan besar menyusut dengan sendirinya. Penyusutan ini biasanya hanya berjalan sementara dan tubuh akan membaik kalau tubuh mendapatkan suplai nutrisi yang banyak proteinnya.
Malnutrisi
Kalau Anda tidak mau mengalami penyusutan otot, penuhi kebutuhan nutrisi setiap harinya. Kalau ingin diet, lakukan dengan benar dan tidak terlalu banyak defisitnya. Defisit bisa dilakukan dengan menambah olahraga daripada menurunkan jumlah makanan yang masuk ke dalam tubuh.
Penuaan
Selain itu dari penelitian lain menyebutkan kalau antara usia 20-60 tahun akan ada penurunan massa otot di kaki. Penurunan itu terjadi sebanyak 35-40 persen. Penurunan massa otot di tubuh bisa diminimalkan kalau Anda tetap berolahraga dan mendapatkan suplai protein yang cukup.
Cara menangani otot terkikis
Ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengatasi otot yang terus terkikis dan habis. Kalau Anda mengalaminya, beberapa hal di bawah ini bisa dilakukan.- Melakukan olahraga secara rutin. Anda bisa melakukan berbagai jenis latihan yang sesuai dengan kemampuan saat ini. Tidak harus yang terlalu malah membuat tubuh jadi cedera. Latihan dilakukan untuk membuat otot jadi lebih aktif untuk bekerja.
- Memperbaiki nutrisi yang masuk ke dalam tubuh. Otot bisa diperbaiki kalau tubuh mendapatkan suplai makanan yang bergizi khususnya yang mengandung cukup banyak protein. Anda disarankan untuk makan lebih banyak dan kalau bisa mengalami surplus kalori. Barengi dengan olahraga agar jumlah ototnya yang bertambah, bukan lemaknya.
- Melakukan fisioterapi sesuai dengan arahan dari dokter. Terapis akan memberikan latihan-latihan yang sesuai dengan kebutuhan agar otot bisa bekerja lagi dengan maksimal dan tidak kaku.