10 Pertanyaan Tentang Pap Smear yang Sering Ditanyakan Wanita
Senin, 17 Juni 2019
Edit
DokterSehat.Com – Pap smear adalah suatu metode yang dilakukan untuk mengecek jaringan yang ada di serviks. Pengecekan ini perlu dilakukan untuk mengetahui ada atau tidaknya jaringan kanker yang tumbuh di sana. Kalau jaringan kanker tidak ada artinya wanita aman dari kanker serviks. Namun, kalau ditemukan abnormalitas, kemungkinan besar ada kanker yang mulai tumbuh.
Beberapa orang mengatakan kalau pap smear menyebabkan rasa sakit yang cukup intens. Namun, tidak sedikit yang mengatakan kalau proses ini hanya sedikit orang dicubit ringan saja. Tugas Anda adalah membuat proses lebih nyaman sehingga rasa sakitnya menurun.
Meski Anda belum menikah sekali pun, pap smear tetap haru dilakukan. Kanker serviks biasanya muncul akibat ada infeksi dari HPV yang mudah menular melalui kontak fisik, bahkan sentuhan. Aktif secara seksual atau tidak, Anda tetap harus melakukannya.
Selanjutnya proses selesai dan Anda bisa segera mengenakan pakaian lagi. Sampel yang sudah diambil akan langsung dicek sesuai dengan prosedur dan Anda cukup menunggu hasilnya keluar.
Selanjutnya pada usia 30-65 tahun Anda bisa melakukan pap smear sebanyak sekali setiap 5 tahun. Artinya dalam periode ini ada 7 kali pap smear. Ditabah dengan 3 pemeriksaan sebelumnya, selama masa produktif, wanita disarankan melakukan prosedur ini sebanyak 10 kali.
Pertanyaan di atas sering sekali ditanyakan oleh wanita. Sayangnya tidak semua wanita tahu jawabannya dengan benar. Bahkan, saking sensitifnya masalah ini banyak wanita memilih tidak melakukan pap smear. Semoga pertanyaan dan jawaban di atas bisa memberikan Anda tambahan pengetahuan.
Pertanyaan tentang pap smear
Meski pap smear sudah menjadi program pemerintah, tidak semua wanita memahami metode ini dengan. Aneka isu bertebaran di luaran sana sehingga wanita sering sekali salah informasi dan banyak juga yang ketakutan. Nah, kira-kira apa saja pertanyaan tentang pap smear yang sering ditanyakan?Apakah pap smear sakit?
Beberapa orang mengatakan kalau pap smear menyebabkan rasa sakit yang cukup intens. Namun, tidak sedikit yang mengatakan kalau proses ini hanya sedikit orang dicubit ringan saja. Tugas Anda adalah membuat proses lebih nyaman sehingga rasa sakitnya menurun.
Apa semua wanita membutuhkannya?
Meski Anda belum menikah sekali pun, pap smear tetap haru dilakukan. Kanker serviks biasanya muncul akibat ada infeksi dari HPV yang mudah menular melalui kontak fisik, bahkan sentuhan. Aktif secara seksual atau tidak, Anda tetap harus melakukannya.
Proses yang terjadi pada pap smear apa saja?
Selanjutnya proses selesai dan Anda bisa segera mengenakan pakaian lagi. Sampel yang sudah diambil akan langsung dicek sesuai dengan prosedur dan Anda cukup menunggu hasilnya keluar.
Berapa kali pap smear dilakukan?
Selanjutnya pada usia 30-65 tahun Anda bisa melakukan pap smear sebanyak sekali setiap 5 tahun. Artinya dalam periode ini ada 7 kali pap smear. Ditabah dengan 3 pemeriksaan sebelumnya, selama masa produktif, wanita disarankan melakukan prosedur ini sebanyak 10 kali.
Bolehkah pap smear saat menstruasi?
Berapa lama proses pap smear?
Bagaimana cara mengatasi perasaan tidak nyaman?
Penyebab pap smear tidak nyaman apa saja?
- Vagina mengalami kering entah karena gangguan atau karena wanita mendekati fase menopause dalam hidupnya.
- Memiliki vaginismus. Kondisi ini menyebabkan otot di vagina mengalami kontraksi yang sangat intens ketika vagina dimasuki benda apa pun termasuk spekulum.
- Memiliki endometriosis yang cukup parah. Endometriosis bisa saja membesar hingga keluar dari rahim hingga ke serviks. Saat terjadi pemeriksaan bisa saja endometriosis tersentuh dan terasa sangat sakit.
Normalkah pap smear alami perdarahan?
Kapan mendapatkan hasil?
Pertanyaan di atas sering sekali ditanyakan oleh wanita. Sayangnya tidak semua wanita tahu jawabannya dengan benar. Bahkan, saking sensitifnya masalah ini banyak wanita memilih tidak melakukan pap smear. Semoga pertanyaan dan jawaban di atas bisa memberikan Anda tambahan pengetahuan.