Benarkah Sambal Bisa Membantu Mengatasi Asam Urat?
Minggu, 12 Mei 2019
Edit
DokterSehat.Com– Salah satu penyakit yang cukup merepotkan adalah penyakit asam urat. Penyakit ini bisa membuat persendian terasa nyeri, kaku, atau bahkan sulit untuk digerakkan. Jika dulu penyakit ini dianggap identik dengan penyakit orang tua, kini asam urat bahkan bisa menyerang anak muda. Banyak orang yang berusaha untuk mengatasinya dengan bahan-bahan alami. Salah satunya adalah dengan menggunakan sambal.
Dalam realitanya, capsaicin memang bisa membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan sirkulasi darah, membakar kalori lebih banyak, sekaligus menurunkan risiko terkena berbagai macam penyakit ringan. Selain itu, capsaicin bisa membantu mengatasi peradangan sehingga diharapkan mampu menurunkan sensasi nyeri pada penderita asam urat. Kandungan ini juga merangsang produksi hormon endorphin yang bisa membantu mengatasi rasa nyeri.
Melihat fakta ini, penderita asam urat sepertinya memang bisa menggunakan sambal untuk mengatasi gejala asam urat yang diderita. Hanya saja, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu demi mengetahui jenis sambal atau porsi sambal yang tepat. Selain itu, kita juga harus mematuhi dokter jika mereka meminta kita untuk rutin minum obat untuk mengatasi masalah kesehatan ini.
Berikut adalah manfaat-manfaat tersebut.
Dengan mendapatkan asupan kedua jenis vitamin tersebut, maka tubuh akan mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh dan sistem metabolisme. Selain itu, proses penyerapan zat besi juga akan semakin meningkat. Selain itu, keberadaan vitamin C juga bisa membantu melawan paparan buruk radikal bebas pembawa penyakit. Sementara itu, vitamin A bisa membantu menjaga kesehatan mata sekaligus membantu mencegah datangnya peradangan dan penuaan dini.
Hasil dari penelitian ini adalah, partisipan yang rutin mengonsumsi cabai akan mendapatkan sejenis senyawa capsaicin yang disebut sebagai dihydrocapsiate (DCT). Kandungan inilah yang bisa membuat proses oksidasi lemak meninggak hingga dua kali lipat dan akhirnya membuat tubuh membakar lemak dalam jumlah yang lebih banyak. Hal inilah yang bisa membantu berat badan mudah turun.
Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam cabai juga bisa melawan paparan buruk radikal bebas yang bisa memicu datangnya kanker.
Manfaat sambal bagi masalah asam urat
Banyak orang yang berpikir jika sambal yang merupakan salah satu lauk yang paling digemari masyarakat Indonesia bisa menurunkan peradangan pada persendian yang disebabkan oleh penyakit asam urat. Hal ini disebabkan oleh adanya kandungan capsaicin di dalam cabai, bahan utama dari sambal.Dalam realitanya, capsaicin memang bisa membantu menurunkan tekanan darah, melancarkan sirkulasi darah, membakar kalori lebih banyak, sekaligus menurunkan risiko terkena berbagai macam penyakit ringan. Selain itu, capsaicin bisa membantu mengatasi peradangan sehingga diharapkan mampu menurunkan sensasi nyeri pada penderita asam urat. Kandungan ini juga merangsang produksi hormon endorphin yang bisa membantu mengatasi rasa nyeri.
Melihat fakta ini, penderita asam urat sepertinya memang bisa menggunakan sambal untuk mengatasi gejala asam urat yang diderita. Hanya saja, pastikan untuk berkonsultasi ke dokter terlebih dahulu demi mengetahui jenis sambal atau porsi sambal yang tepat. Selain itu, kita juga harus mematuhi dokter jika mereka meminta kita untuk rutin minum obat untuk mengatasi masalah kesehatan ini.
Berbagai manfaat sambal lainnya bagi kesehatan
Selain bisa memberikan manfaat bagi mereka yang menderita asam urat atau radang sendi, pakar kesehatan menyebut ada banyak manfaat kesehatan lain yang bisa didapatkan jika kita rutin makan sambal.Berikut adalah manfaat-manfaat tersebut.
Tinggi kandungan vitamin
Dengan mendapatkan asupan kedua jenis vitamin tersebut, maka tubuh akan mengalami peningkatan sistem kekebalan tubuh dan sistem metabolisme. Selain itu, proses penyerapan zat besi juga akan semakin meningkat. Selain itu, keberadaan vitamin C juga bisa membantu melawan paparan buruk radikal bebas pembawa penyakit. Sementara itu, vitamin A bisa membantu menjaga kesehatan mata sekaligus membantu mencegah datangnya peradangan dan penuaan dini.
Bisa membantu menurunkan berat badan
Hasil dari penelitian ini adalah, partisipan yang rutin mengonsumsi cabai akan mendapatkan sejenis senyawa capsaicin yang disebut sebagai dihydrocapsiate (DCT). Kandungan inilah yang bisa membuat proses oksidasi lemak meninggak hingga dua kali lipat dan akhirnya membuat tubuh membakar lemak dalam jumlah yang lebih banyak. Hal inilah yang bisa membantu berat badan mudah turun.
Bisa mencegah kanker
Kandungan antioksidan yang tinggi di dalam cabai juga bisa melawan paparan buruk radikal bebas yang bisa memicu datangnya kanker.
