Tidur dengan Lampu Menyala Bisa Picu Diabetes!
Senin, 13 Mei 2019
Edit
DokterSehat.Com– Masih banyak orang yang terbiasa untuk tidur dengan lampu menyala. Selain karena faktor kebiasaan, bisa jadi hal ini disebabkan oleh faktor takut akan gelap. Selain lampu, terkadang juga kita tidur dengan televisi yang masih menyala. Dampak dari kebiasaan ini ternyata sangat tidak baik.
Dalam penelitian ini, 20 partisipan dengan usia 18 hingga 40 tahun dilibatkan. Semua partisipan diketahui berada dalam kondisi kesehatan yang baik sebelum penelitian. Di malam pertama penelitian, para partisipan diminta untuk tidur di dalam ruangan yang gelap. Setelahnya, para partisipan dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok tetap tidur di ruangan yang gelap dan kelompok lain diminta untuk tidur di ruangan yang terang.
Para partisipan kemudian dicek kondisi tubuhnya seperti gelombang otak, gerakan kaki, dan gerakan mata. Mereka juga diambil sampel darahnya untuk mengetahui kadar hormon melatonin dan kadar gula darahnya.
Hasilnya adalah, mereka yang tidur dengan cahaya terang cenderung mengalami peningkatan resistensi insulin yang berimbas pada kekacauan gula darah. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena diabetes dengan signifikan. Kekacauan hormon di dalam tubuh akibat paparan cahaya terang saat tidur juga bisa menjadi penyebabnya.
Berikut adalah beberapa dampak buruk tersebut.
Bahkan, penelitian ini juga menyebut wanita yang sering melakukan hal ini akan lebih rentan terkena kanker payudara, salah satu kanker yang paling mematikan bagi manusia.
Tidur dengan lampu atau televisi menyala bisa menyebabkan datangnya diabetes
Pakar kesehatan menyebut tidur dengan kamar yang masih ada cahaya terang akan memicu terganggunya ritme sirkadian tubuh . Hal ini akhirnya membuat kualitas tidur menurun drastis yang akhirnya berimbas pada meningkatnya risiko terkena kenaikan berat badan dan diabetes. Fakta ini terungkap dalam sebuah penelitian yang dilakukan para ahli dari Northwestern University dan dipublikasikan hasilnya dalam Journal Sleep.Dalam penelitian ini, 20 partisipan dengan usia 18 hingga 40 tahun dilibatkan. Semua partisipan diketahui berada dalam kondisi kesehatan yang baik sebelum penelitian. Di malam pertama penelitian, para partisipan diminta untuk tidur di dalam ruangan yang gelap. Setelahnya, para partisipan dibagi menjadi dua kelompok. Satu kelompok tetap tidur di ruangan yang gelap dan kelompok lain diminta untuk tidur di ruangan yang terang.
Para partisipan kemudian dicek kondisi tubuhnya seperti gelombang otak, gerakan kaki, dan gerakan mata. Mereka juga diambil sampel darahnya untuk mengetahui kadar hormon melatonin dan kadar gula darahnya.
Hasilnya adalah, mereka yang tidur dengan cahaya terang cenderung mengalami peningkatan resistensi insulin yang berimbas pada kekacauan gula darah. Hal ini bisa meningkatkan risiko terkena diabetes dengan signifikan. Kekacauan hormon di dalam tubuh akibat paparan cahaya terang saat tidur juga bisa menjadi penyebabnya.
Dampak lain dari kebiasaan tidur dengan lampu menyala
Selain bisa menyebaban peningkatan risiko diabetes, pakar kesehatan menyebut ada dampak lain yang bisa kita dapatkan jika sering tidur dengan lampu menyala terang.Berikut adalah beberapa dampak buruk tersebut.
Bisa meningkatkan risiko kanker
Bahkan, penelitian ini juga menyebut wanita yang sering melakukan hal ini akan lebih rentan terkena kanker payudara, salah satu kanker yang paling mematikan bagi manusia.
Bisa menyebabkan obesitas
Bisa memicu depresi
Bisa menyebabkan insomnia
Gangguan kesuburan