7 Pertanyaan Tentang Rambut Kemaluan Sering Dianggap Tabu
Selasa, 07 Mei 2019
Edit
DokterSehat.Com – Membicarakan hal-hal terkait dengan kemaluan adalah hal yang sangat tabu dilakukan. Itulah kenapa beberapa dari kita sering menyimpan pertanyaan itu meski penasaran dengan jawabannya. Nah, salah satu pertanyaan yang sering dimiliki tapi jarang diungkapkan adalah masalah rambut kemaluan.
Kalau Anda merasa rambut kemaluan tidak sehat, ada sebaiknya dibersihkan secara rutin. Kalau Anda bisa membersihkan rambut kemaluan secara rutin, kemungkinan besar bisa menjaga kebersihannya.
Kalau Anda memutuskan untuk memangkas rambut kemaluan, ada baiknya untuk melakukannya dengan benar. Artinya tidak mencukur sembarangan karena bisa sangat berisiko.
Pertanyaan tentang rambut kemaluan
Karena tidak juga mendapatkan jawaban dari pertanyaan yang dimiliki, akhirnya kita sering menduga-duga saja. Nah, agar masalah sensitif dan cukup krusial seperti rambut kemaluan tidak mengalami gangguan, ada baiknya untuk menyimak pertanyaan dan jawabannya di bawah ini.Apakah memiliki fungsi? Tidak sekadar aksesori
- Rambut kemaluan memiliki manfaat untuk menghindari gesekan yang terjadi pada kemaluan. Biasanya saat melakukan seks atau menggunakan pakaian dalam, area kemaluan yang sensitif sering sekali mengalami gesekan dan memicu rasa sakit.
- Mencegah terjadi infeksi dari luar. Rambut kemaluan akan menahan bakteri yang masuk dari luar. Dampaknya, kemaluan Anda akan menjadi lebih sehat dan masalah infeksi yang berbahaya tidak terjadi.
- Tanda dari kematangan organ reproduksi. Kematangan ini terlihat dari semakin tebalnya rambut kemaluan yang dimiliki seseorang.
- Menambah gairah seksual pada seseorang. Beberapa pasangan merasa lebih bergairah saat mereka melakukan seks dengan pasangan yang memiliki rambut tebal di tubuhnya termasuk area kemaluan.
- Menarik perhatian pasangan, area rambut kemaluan menjadi tempat transmisi dari feromon.
Rambut kemaluan membuat selangkangan tidak bersih
Kalau Anda merasa rambut kemaluan tidak sehat, ada sebaiknya dibersihkan secara rutin. Kalau Anda bisa membersihkan rambut kemaluan secara rutin, kemungkinan besar bisa menjaga kebersihannya.
Wajarkah memiliki rambut kemaluan sangat tebal?
Dibiarkan atau dicukur saja?
Kalau Anda memutuskan untuk memangkas rambut kemaluan, ada baiknya untuk melakukannya dengan benar. Artinya tidak mencukur sembarangan karena bisa sangat berisiko.
Apa saja risiko mencukur rambut kemaluan?
- Muncul luka di area kemaluan. Misal pada pria, rambut kemaluan biasanya juga tumbuh di batang penis dan skrotum. Kalau tidak hati-hati saat melakukan pembersihan, ada kemungkinan tergores atau mungkin teriris.
- Mengalami infeksi. Saat Anda mencukur rambut kemaluan hingga habis, kemungkinan kulit iritasi akan besar. Itulah kenapa setelah dicukur area kulit tempat rambut kemaluan tumbuh sering terasa perih dan gatal.
- Muncul bisul atau sejenisnya dan membuat kulit agak membengkak.
- Gesekan kulit dengan celana dalam atau pakaian yang dipakai lebih besar.
- Dari beberapa studi yang dilakukan, memangkas rambut kemaluan hingga habis erat sekali dengan penularan penyakit menular seksual seperti klamidia, herpes, hingga sipilis dan HIV.
Bagaimana cara mencukur rambut kemaluan yang aman?
Bagaimana cara membersihkan rambut kemaluan?
- Bersihkan dengan sabun saat sedang mandi. Anda boleh menggunakan sabun apa saja asal tidak menyebabkan iritasi pada kulit.
- Aroma dari rambut kemaluan memang sangat khas. Beberapa orang suka dengan aroma itu meski banyak juga yang tidak menyukainya. Apa pun yang terjadi jangan sesekali menggunakan produk pewangi dan semprotkan ke area itu karena bisa mengganggu pH.
- Setelah buang air kecil atau air besar sebisa mungkin untuk mengelapnya. Anda bisa melakukannya hingga benar-benar kering baru memakai celana dalam kembali.
- Selalu cek kondisi rambut kemaluan dan juga kulit di bawahnya. Kalau muncul gatal atau ada kutunya, sebisa mungkin untuk segera mengatasinya.