Abaikan Tuli Hugh Hefner Lebih Memilih Hubungan Seks Yang Kuat

Hugh Hefner Pendiri Playboy

Hugh Hefner Pendiri majalah Playboy meninggal di usia 91 tahun kemarin,rangkaian fakta kehidupan pendiri playboy itu mulai terungkap dianatarnya adalah Hugh Hefner lebih memilih seks yang kuat menggunakan obat kuat seks dia mengabaikan pendengarannya,menurut sumber berita pada tahun lalu mantan kekasih mengatakan bahwa Hefner lebih memilih kehidupan seks.

Pendiri majalah Playboy Hugh Hefner meninggal kemarin sederet fakta sisi kehidupan pria tersebut mulai terungkap,pendiri majalah dewasa tersebut ternyata lebih suka seks dengan menggunakan obat kuat Viagra jenis Skittles untuk mempertahankan kehidupan seksnya yang sangat aktif.

Obat kuat yang telah dikaitkan dalam penelitian tentang kehilangan pendengarannya sensorineural mendadak tampak membuat dia hampir sepenuhnya tuli,seorang mantan kekasihnya mengatakan saat di wawancara oleh media The Sun pada tahun lalu Karissa dan Kristina Shannon bahwa dia pernah mendengar alat bantu dan benar-benar tuli di satu telinga Hugh Hefner kata Kristina shannon.

"Anda harus bersandar dan berbicara di telinga yang baik agar dia bisa mengerti Anda," kata Karissa yang merupakan mantan kekasih bos Playboy Hugh Hefner.

Mantan kekasih Hugh Hafner juga menambahkan bahwa "Kami bisa duduk tepat di sampingnya dan dia tidak akan tahu apa yang kami katakan."ucap mantan kekasih dikutip media Independent.

Walaupun tuli namun Hugh Hafner tetap menggunkan obat kuat viagra untuk berhubungan seks dengan sejumlah wanita wanita cantik,dan dia pernah mengatakan bahwa lebih baik berhubungan seks dari pada mendengar.

Dari sebuah laporan studi tahun 2011 mengenai hubungan antara gangguan pendengaran dan Viagra Nhs "SSHL adalah kondisi darurat yang langka yang disebabkan oleh kerusakan pada struktur telinga bagian dalam yang dapat menyebabkan gangguan pendengaran permanen,studi tersebut menemukan 47 kasus gangguan pendengaran yang terkait dengan mengkonsumsi obat golongan ini Dua pertiga kasus ini terjadi dalam waktu 24 jam setelah minum obat".ungkap penulis studi.

Majalah Playboy didirikan oleh Hefner lebih dari 60 tahun yang lalu sebagai majalah pria kelas atas dengan menggabungkan gambar wanita telanjang dengan artikel literatur dan wawancara mendalam.















Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...