7 Gejala Kanker Kolon pada Pria dan Faktor Risikonya
Senin, 08 April 2019
Edit
DokterSehat.Com – Kanker kolon atau kanker colorectal adalah salah satu kanker yang menempati urutan ketiga yang paling banyak terjadi pada pria dan juga wanita. Menurutnya penelitian yang dilakukan, pria memiliki risiko kanker kolon ini sebesar 4,5 persen. Cukup tinggi persentasenya dan bisa bertambah kalau ada faktor risiko tertentu.
Kanker kolon biasanya terjadi perlahan-lahan dan akan memberikan banyak tanda. Sebagian besar tanda dari kanker akan terlihat dan bisa dirasakan dengan jelas. Berikut beberapa tanda kanker kolon pada pria yang harus kita waspadai. Tanda kanker ini juga berlaku untuk wanita meski persentase terkena penyakit ini berbeda.
Kondisi seperti IBS mungkin menyebabkan gangguan buang air besar. Namun, tidak akan terus terjadi dan memicu masalah lainnya. Kalau Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi ini ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Kalau Anda mengalami kembung dan nyeri di perut sesekali saja mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun, kalau nyeri yang dialami berlebihan dan sering muncul padahal tidak salah makan, kemungkinan besar adalah tanda dari kanker kolon.
Kalau seseorang mengalami gangguan pada usus entah itu polip atau kanker, perasaan lega dan kosong tidak akan terjadi. Seperti ada yang masih mengganjal di dalam sehingga Anda harus berlama-lama di dalam toilet.
Penyakit kedua yang menyebabkan ini adalah kanker kolon. Kanker ini menyebabkan permukaan dari usus mengalami inflamasi dan berdarah saat dilalui oleh feses.
Salah satu penyebab utama penurunan berat badan ini adalah sel kanker yang banyak menggunakan energi di tubuh. Dampaknya, tubuh mengalami defisit kalori setiap hari.
Kanker kolon biasanya terjadi perlahan-lahan dan akan memberikan banyak tanda. Sebagian besar tanda dari kanker akan terlihat dan bisa dirasakan dengan jelas. Berikut beberapa tanda kanker kolon pada pria yang harus kita waspadai. Tanda kanker ini juga berlaku untuk wanita meski persentase terkena penyakit ini berbeda.
Gejala kanker kolon pada pria yang umum terjadi
Kanker kolon atau usus besar hingga anus bisa menyebabkan banyak gangguan pada tubuh. Gangguan ini akan menjadi tanda umum kanker sehingga kita wajib mewaspadainya. Berikut beberapa tanda atau gejala kanker kolon pada pria.Gangguan pada usus besar
Kondisi seperti IBS mungkin menyebabkan gangguan buang air besar. Namun, tidak akan terus terjadi dan memicu masalah lainnya. Kalau Anda merasa tidak nyaman dengan kondisi ini ada baiknya untuk segera memeriksakan diri ke dokter.
Sering kembung dan nyeri
Kalau Anda mengalami kembung dan nyeri di perut sesekali saja mungkin tidak akan menjadi masalah. Namun, kalau nyeri yang dialami berlebihan dan sering muncul padahal tidak salah makan, kemungkinan besar adalah tanda dari kanker kolon.
Merasa usus tidak kosong
Kalau seseorang mengalami gangguan pada usus entah itu polip atau kanker, perasaan lega dan kosong tidak akan terjadi. Seperti ada yang masih mengganjal di dalam sehingga Anda harus berlama-lama di dalam toilet.
Muncul darah di feses
Penyakit kedua yang menyebabkan ini adalah kanker kolon. Kanker ini menyebabkan permukaan dari usus mengalami inflamasi dan berdarah saat dilalui oleh feses.
Penurunan berat badan yang cepat
Salah satu penyebab utama penurunan berat badan ini adalah sel kanker yang banyak menggunakan energi di tubuh. Dampaknya, tubuh mengalami defisit kalori setiap hari.
Sering mengalami lelah
Napas menjadi pendek
Faktor risiko kanker kolon pada pria
Seseorang bisa dengan mudah mengalami kanker kolon kalau memiliki beberapa faktor risiko di bawah ini.- Seseorang yang pernah mengalami gangguan pada saluran cerna seperti IBS atau memiliki colorectal polip.
- Riwayat dari keluarga yang memiliki kanker kolon. Kalau ayah atau ibu pernah memilikinya, kemungkinan besar bisa menurun ke anak atau cucu.
- Memiliki gen mutasi seperti hereditary nonpolyposis colorectal cancer (HNPCC).
- Meningkatnya usia dari seorang pria. Semakin tua, risiko terkena kanker ini akan besar.
- Memiliki diabetes tipe 2. Diabetes akan menyebabkan tubuh memiliki kadar gula darah tinggi sehingga sel kanker mudah terpicu untuk muncul.
- Berasal dari ras tertentu. Seseorang dengan rasa Afrika-Amerika lebih mudah mengalami kanker kolon dari yang lain.
- Kebiasaan makan daging dan olahannya. Seseorang yang sering mengonsumsi daging merah baik sapi atau kambing lebih mudah mengalami kanker kolon. Apalagi saat dimasak digoreng dengan suhu yang sangat tinggi. Zat karsinogenik bisa muncul.
- Seseorang yang mengalami obesitas. Siapa saja yang obesitas disarankan untuk berolahraga dan mengatur pola makan agar risiko terkena kanker rendah.
- Sering merokok secara berlebihan. Rokok mengandung cukup banyak racun yang bisa membuat tubuh memicu munculnya sel kanker
- Hal senada juga berlaku untuk mereka yang sering mengonsumsi alkohol secara berlebihan.
- Kurang aktif berolahraga.