6 Komplikasi Hipertensi Ini Wajib Kita Waspadai
Jumat, 12 April 2019
Edit
DokterSehat.Com– Salah satu masalah kesehatan yang cukup banyak menyerang masyarakat Indonesia adalah hipertensi atau tekanan darah tinggi. Masalahnya adalah penyakit ini bisa menyebabkan munculnya komplikasi yang mematikan secara diam-diam. Selain itu, semakin bertambah usia kita, risiko terkena penyakit ini juga semakin meningkat, apalagi jika kita tidak menerapkan gaya hidup yang sehat setiap hari.
Berikut adalah beberapa komplikasi dari hipertensi yang sebaiknya kita waspadai.
Tekanan darah yang terus berada dalam kondisi tinggi akan merusak fungsi sekaligus struktur dari jantung dan pembuluh darah. Sebagai contoh, dinding pembuluh darah akan terus menebal sebagai respons dari meningkatnya tekanan darah. Masalahnya, hal inilah yang kemudian menyebabkan penyakit jantung koroner.
Semakin tinggi tekanan darah, semakin berat kinerja jantung berdenyut demi mengalirkan aliran darah. Kondisi ini bisa membuat bilik jantung membengkak yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. Bahkan, penelitian membuktikan bahwa hipertensi bisa meningkatkan risiko terkena gagal jantung hingga 4 kali lebih besar.
Penderita hipertensi biasanya diminta untuk mewaspadai gejala awal stroke seperti sulit bicara dengan jelas, penglihatan kabur, dan wajah yang turun sebelah. Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka risiko untuk mengalami kematian akibat stroke meningkat.
Jika hal ini terjadi, maka risiko mengalami gagal ginjal kronis akan meningkat. Penderitanya harus menjalani cuci darah demi mencegah kematian akibat tingginya racun dan limbah yang tidak bisa dibuang oleh ginjal yang sudah tidak berfungsi.
Berbagai komplikasi hipertensi yang berbahaya
Tekanan darah tinggi ternyata tidak hanya akan menyerang organ kardiovaskular saja. Kondisi ini bisa menyebabkan kerusakan yang jauh lebih besar dari yang kita bayangkan.Berikut adalah beberapa komplikasi dari hipertensi yang sebaiknya kita waspadai.
Penyakit jantung
Tekanan darah yang terus berada dalam kondisi tinggi akan merusak fungsi sekaligus struktur dari jantung dan pembuluh darah. Sebagai contoh, dinding pembuluh darah akan terus menebal sebagai respons dari meningkatnya tekanan darah. Masalahnya, hal inilah yang kemudian menyebabkan penyakit jantung koroner.
Semakin tinggi tekanan darah, semakin berat kinerja jantung berdenyut demi mengalirkan aliran darah. Kondisi ini bisa membuat bilik jantung membengkak yang bisa memicu serangan jantung dan stroke. Bahkan, penelitian membuktikan bahwa hipertensi bisa meningkatkan risiko terkena gagal jantung hingga 4 kali lebih besar.
Stroke
Penderita hipertensi biasanya diminta untuk mewaspadai gejala awal stroke seperti sulit bicara dengan jelas, penglihatan kabur, dan wajah yang turun sebelah. Jika tidak segera ditangani dengan baik, maka risiko untuk mengalami kematian akibat stroke meningkat.
Diabetes
Gangguan ginjal
Jika hal ini terjadi, maka risiko mengalami gagal ginjal kronis akan meningkat. Penderitanya harus menjalani cuci darah demi mencegah kematian akibat tingginya racun dan limbah yang tidak bisa dibuang oleh ginjal yang sudah tidak berfungsi.
Gangguan penglihatan
Preeklampsia