Penyebab dan Risiko Obesitas pada Wanita yang Sedang Hamil
Selasa, 11 September 2018
Edit
DokterSehat.Com – Wanita yang sedang hamil memang cenderung mengalami kenaikan berat badan yang signifikan. Kenaikan berat badan ini bisa terjadi dengan sendirinya atau karena pola makannya yang salah. Kegemukan yang terjadi dengan sendirinya terjadi karena pengaruh hormon. Sementara itu pada wanita yang tidak memperhatikan pola makannya, surplus kalori bisa terjadi.
Kegemukan saat hamil memang wajar untuk menyesuaikan dengan janin yang ada di dalam kandungan. Namun, kegemukan yang berlebihan juga tidak baik dan berpotensi menyebabkan gangguan pada tubuh. Berikut penyebab dan risiko obesitas pada wanita yang sedang hamil.
Hindari makanan yang terlalu banyak lemak seperti junk food atau gorengan dan santan. Perbanyak buah, sayur, dan protein yang bebas lemak setiap harinya. Kalau Anda terbiasa memasak sendiri akan lebih baik karena nutrisi bisa terjaga.
Kegemukan saat hamil memang wajar untuk menyesuaikan dengan janin yang ada di dalam kandungan. Namun, kegemukan yang berlebihan juga tidak baik dan berpotensi menyebabkan gangguan pada tubuh. Berikut penyebab dan risiko obesitas pada wanita yang sedang hamil.
Penyebab obesitas pada wanita hamil
Secara umum ada beberapa kondisi yang menyebabkan wanita mengalami kenaikan berat wajar tidak wajar, berikut yang paling sering terjadi:Tidak mengatur nutrisi yang masuk ke dalam tubuh
Hindari makanan yang terlalu banyak lemak seperti junk food atau gorengan dan santan. Perbanyak buah, sayur, dan protein yang bebas lemak setiap harinya. Kalau Anda terbiasa memasak sendiri akan lebih baik karena nutrisi bisa terjaga.
Melupakan olahraga yang penting
Tidak sarapan saat pagi hari
Mengalami stres yang berlebihan
Kualitas tidur menurun
Risiko obesitas pada wanita hamil
Wanita yang sedang hamil tetap harus memperhatikan indeks masa tubuh dan lemaknya. Kalau lemak di dalam tubuh menjadi berlebihan, risiko di bawah ini bisa saja terjadi.- Risiko penurunan kekuatan rahim sehingga janin akan susah tumbuh dengan sempurna. Wanita yang memiliki rahim lemah akan mudah sekali mengalami keguguran. Selanjutnya wanita juga mudah mengalami persalinan dengan kondisi prematur.
- Peningkatan tekanan darah yang cukup berbahaya. Kondisi ini bernama preeklampsia. Wanita hamil memang berisiko alami ini, tapi mereka yang mengalami obesitas lebih berisiko lagi.
- Gangguan kardiovaskular yang meliputi peredaran darah dan juga jantung. Kondisi ini bisa diturunkan dengan melakukan olahraga secara rutin.
- Susah mengalami persalinan secara vagina. Wanita yang mengalami gangguan ini lebih sering melakukan persalinan sera Caesar.
- Meski bisa melakukan persalinan secara Caesar, risiko bedahnya juga cukup tinggi. Jadi, segala jenis persalinan tetap berisiko sebabkan bayi alami gangguan dan wanita alami perdarahan.