Tiga Warga Palestina Meninggal Usai Ditembak Militer Israel

warga palestina terkena tembakan

Palestina,Tiga warga Palestina Meninggal dunia usai terkena tembakan dari pasukan militer Israel dalam aksi protes pada hari jumat,sementara satu orang warga Palestina kritis akibat terkena sebuah tembakan gas air mata yang mengenai wajah warga Palestina,warga terus melakukan protes terhadap rezim zionis Israel karena telah menduduki tanah warga Palestina.

Tiga warga Palestina meninggal dunia terkena tembakan militer Israel,warga yang melakukan demo dipaksa mundur oleh pasukan Israel yang menggunakan gas air mata serta tembakan dengan gunakan peluru tajam,menurut laporan media Palestina tiga orang dilaporkan meninggal dunia dalam aksi itu.

Pasukan Militer Israel menggunakan drone dan mobil untuk menebakan gas air mata ke warga Palestina yang melakukan protes,namun drone milter Israel berhasil di lumpuhkan para pemuda dengan cara menerbangkan layang layang,tapi militer Israel menggunakan mobil jeep untuk membubarkan potes tersebut.

Korban yang meninggal satu diantaranya remaja bernama Haitham al-Jamal berusia 15 tahun meninggal dunia di Khan Younis Jalur Gaza selatan remaja tersebut terkena tembakan menurut laporan media Palestina Wafa mengutip kementerian kesehatan.

Ziad Jadallah Bureim dan Imad Nabil Abu Darabi dua warga tersebut juga menjadi korban tembakan oleh militer Israel,kedua warga meninggal dunia menurut laporan,sementara 92 warga mengalami luka luka tujuh orang kritis,26 anak anak dan 14 wanita mengalami luka luka dalam protes tersebut menurut laporan media setempat.

Menurut kementrian kesehatan palestina jumlah korban luka luka mencapai 525 orang warga dan satu jurnalis juga menjadi korban dalam aksi protes tersebut,warga yang melakukan protes ditembak oleh pasukan militer Israel,menurut laporan media setempat.

Sejak protes dimulai pada 30 Maret pasukan Israel telah menewaskan sedikitnya 121 orang Palestina termasuk salah satu petugas paramedis Palestina,13.000 warga mengalami luka luka selama aksi itu hingga kini warga Palestina terus melakukan protes terhadap Israel yang telah mengusir warga Palestina dari tanah kelahiran mereka sejak tahun 1948 menurut laporan media setempat.


Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...