Google Doodle Hari Ini Bagong Kussudiardja Siapa Dia
Minggu, 08 Oktober 2017
Edit
Google Doodle Hari Ini Bagong Kussudiardja Siapa Dia,Google Doodle pada hari ini dihiasi dengan foto seorang seniman dari Indonesia yang berasal dari Yogyakarta,nuansa lukisan menghiasi doodle dan terlihat seseorang sedang duduk di kursi sambil memegang kuas,seorang itu bernama Bagong seniman asli kelahiran Yogyakarta,dia juga mempunyai anak yang merupakan seorang seniman ternama Indonesia.
Bagong Kussudiardja (lahir di Yogyakarta, 9 Oktober 1928 meninggal di Yogyakarta, 15 Juni 2004 pada umur 75 tahun),adalah seorang Koreografer dan Pelukis Indonesia Bagong memulai karirnya sebagai penari Jawa klasik di Yogyakarta pada tahun 1954,Ia berkenalan dengan seni tersebut melalui Sekolah Tari Kredo Bekso Wiromo,yang dipimpin oleh Pangeran Tedjokusumo.
Bagong mendirikan Pusat Latihan Tari (PLT) pada 5 Maret 1958 dan Padepokan Seni Bagong Kussudiardja pada 2 Oktober 1978 Selama hidup lebih dari 200 tarian diciptakan dalam bentuk tunggal atau massal,tari Layang-layang (1954),tari Satria Tangguh dan Kebangkitan dan Kelahiran Isa Almasih juga Bedaya Gendeng.
Orang tua Bagong RB Tjondro Sentono menikah dengan Siti Aminah Dari hasil perkawinan mereka lahirlah Kus Sumarbirah,Bagong Kussudiardja,Handung Kussudyarsana,dan terakhir adalah Lilut Kussudyarto,Kakeknya Gusti Djuminah konon adalah putra mahkota Sultan HB VII yang karena dia membelot harus menjalani kurantil (pengasingan).
Dia Bagong ayah dari Butet Kertaradjasa dan Djaduk Ferianto Kakek enam cucu ini juga pelukis bahkan dia termasuk perintis seni lukis batik kontemporer,Ia juga pernah bermain film antara lain dalam Kugapai Cintamu,Pada tahun 1985 dia menerima Hadiah Seni Pemerintah RI dan penghargaan Sri Paus Paulus VI atas fragmennya Perjalanan Yesus Kristus Untuk lukisan abstraknya yang dipamerkan di Dacca ia beroleh kapal emas dari pemerintah Bangladesh pada tahun 1980.
Pada bulan Desember 1984 Bagong memulai perjalanan lima bulan ke tujuh negara Eropa Bersama 14 penari ia menyelenggarakan 69 kali kegiatan pentas tari,seminar,workshop,pameran batik,dan batik melukis,Pada Hari Kebangkitan Nasional di Jakarta 20 Mei 1985.
Bagong mempertunjukkan Pawai dalam sejarah Indonesia didukung 710 penari dan figuran Sebulan kemudian Bagong beserta 100 penari muncul di pesisir Parangtritis,Pentas tari Bagong kreasinya dia beri judul Kita Perlu Berpaling ke Alam dan Bersujud pada-Nya,Bulan berikutnya ia Bagong dengan 15 penari manggung di Malaysia.
Masa kecilnya yang sulit kendati ia cucu G.P.H. Djuminah kakak Sri Sultan Hamengkubuwono VIII membuat Bagong suka bekerja keras Ayahnya pelukis wayang dan penulis aksara Jawa,dalam hidup Bagong kurang mampu menopang kehidupan keluarga Bagong harus melakoni berbagai pekerjaan seperti menambal ban dan jadi kusir andong.
Sumber:WIKIPEDIA