28-Februari-1914 Kemerdekaan Republik Otonom Epirus Utara

28-Februari-1914 Kemerdekaan Republik Otonom Epirus Utara .Republik Otonom Epirus Utara (bahasa Yunani: Αὐτόνομος Δημοκρατία τῆς Βορείου Ἠπείρου, Aftónomos Dimokratía tis Voreíou Ipeírou) adalah entitas pemerintahan sendiri yang berusia pendek dan didirikan setelah Perang Balkan pada 28 Februari 1914 oleh orang-orang Yunani yang tinggal di Albania selatan

28-Februari-1914 Kemerdekaan Republik Otonom Epirus Utara

Wilayah selatan Albania dijuluki sebagai Epirus Utara (Βόρειος Ήπειρος) oleh orang-orang Yunani dan tedapat banyak orang Yunani yang bermukim di tempat tersebut. Wilayah ini diduduki oleh Angkatan Bersenjata Yunani selama Perang Balkan Pertama (1912–1913). Namun, Protokol Firenze memberikan wilayah tersebut ke negara Albania yang baru didirikan. Keputusan ini ditolak oleh orang-orang Yunani lokal, dan ketika pasukan Yunani mundur pemerintah otonom didirikan di Argyrokastron (bahasa Yunani: Αργυρόκαστρον, kini Gjirokastër), di bawah kepemimpinan Georgios Christakis-Zografos, seorang politikus Yunani lokal dan mantan Mentei Luar Negeri, dengan dukungan diam-diam dari Yunani

Pada bulan Mei, otonomi wilayah ini telah dipastikan oleh kekuatan-kekuatan besar dengan diberlakukannya Protokol Korfu. Perjanjian tersebut mengakui hak penduduk lokal dan memastikan bahwa wilayah ini akan memiliki pemerintahannya sendiri di bawah kedaulatan Albania. Namun, isi perjanjian ini tidak pernah diberlakukan karena pada bulan Agustus pemerintahan Albania jatuh. Angkatan Bersenjata Yunani kembali menduduki wilayah Epirus Utara pada Oktober 1914 setelah meletusnya Perang Dunia I. Pada awalnya Epirus Utara akan diserahkan kepada Yunani setelah perang berakhir, namun pencabutan dukungan Italia dan kekalahan Yunani dalam kampanye militer Asia Kecil memaksanya mengembalikan wilayah tersebut ke Albania pada November 1921

sumber  28-Februari-1914 Kemerdekaan Republik Otonom Epirus Utara :Wikipedia

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...