5 Cara Menghindari Infeksi Penyakit Pasca Seks
Jumat, 12 Oktober 2018
Edit
DokterSehat.Com – Seks adalah aktivitas fisik yang memberikan kenikmatan besar pada pria dan wanita. Setelah melakukan seks, pria dan wanita juga akan mengalami kepuasan psikis dan semakin dekat satu dengan lainnya. Seks juga menyebabkan daya tahan tubuh meningkat dan membuat pria dan wanita jarang sekali sakit.
Meski seks bisa membuat seseorang mengalami kenikmatan, aktivitas ini juga cukup berisiko. Kalau seks tidak dilakukan dengan menggunakan kondom, kemungkinan terjadi penularan penyakit seks akan besar. Oleh karena itu, setelah melakukan pergumulan, pria dan wanita harus melakukan beberapa hal di bawah ini.
Oh ya, meski sama-sama sehat saat melakukan seks, tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Seks yang intens tetap berpotensi menyebabkan infeksi pada vagina. Infeksi ini bisa menyebabkan keputihan atau infeksi saluran kemih. Meski bukan penyakit seks, gangguan tersebut tetap berbahaya pada kesehatan organ seks secara menyeluruh.
Saat membersihkan vagina, usahakan tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya seperti sabun atau produk pembersih lainnya. Jangan melakukan douching karena bisa membuat vagina mengalami iritasi dan akhirnya infeksi muncul karena kesalahan yang dilakukan.
Kalau Anda susah sekali berkemih, coba minum 1-2 gelas air putih. Tunggu beberapa saat sebelum akhirnya berkemih. Dengan trik ini Anda bisa membersihkan area vagina dengan lebih cepat.
Pada vagina, pria juga bisa ikut melakukan pemeriksaan. Bagian yang perlu diperiksa adalah area vulva yang meliputi klitoris, labia, dan lubang vagina. Minta pasangan untuk sedikit menyentuh kulit area liang vagina. Kalau ada rasa sakit dan terjadi perdarahan, sebaiknya segera disembuhkan.
Setelah melakukan seks, tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri. Beberapa infeksi mudah menular meski menggunakan kondom. HPV yang sebabkan kutil kemaluan mudah menular karena bisa hidup di permukaan kulit. Selanjutnya ada herpes genitalis.
Nah, inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi infeksi penyakit pasca melakukan seks. Selalu perhatikan aktivitas seks yang Anda lakukan dengan pasangan. Pastikan tidak berisiko.
Meski seks bisa membuat seseorang mengalami kenikmatan, aktivitas ini juga cukup berisiko. Kalau seks tidak dilakukan dengan menggunakan kondom, kemungkinan terjadi penularan penyakit seks akan besar. Oleh karena itu, setelah melakukan pergumulan, pria dan wanita harus melakukan beberapa hal di bawah ini.
Mencuci kemaluan hingga bersih
Oh ya, meski sama-sama sehat saat melakukan seks, tidak ada salahnya untuk tetap waspada. Seks yang intens tetap berpotensi menyebabkan infeksi pada vagina. Infeksi ini bisa menyebabkan keputihan atau infeksi saluran kemih. Meski bukan penyakit seks, gangguan tersebut tetap berbahaya pada kesehatan organ seks secara menyeluruh.
Berkemih sesegera mungkin
Saat membersihkan vagina, usahakan tidak menggunakan bahan-bahan yang berbahaya seperti sabun atau produk pembersih lainnya. Jangan melakukan douching karena bisa membuat vagina mengalami iritasi dan akhirnya infeksi muncul karena kesalahan yang dilakukan.
Kalau Anda susah sekali berkemih, coba minum 1-2 gelas air putih. Tunggu beberapa saat sebelum akhirnya berkemih. Dengan trik ini Anda bisa membersihkan area vagina dengan lebih cepat.
Mengecek kondisi kemaluan masing-masing
Pada vagina, pria juga bisa ikut melakukan pemeriksaan. Bagian yang perlu diperiksa adalah area vulva yang meliputi klitoris, labia, dan lubang vagina. Minta pasangan untuk sedikit menyentuh kulit area liang vagina. Kalau ada rasa sakit dan terjadi perdarahan, sebaiknya segera disembuhkan.
Mengetahui kondisi kesehatan pasangan
Setelah melakukan seks, tidak ada salahnya untuk segera memeriksakan diri. Beberapa infeksi mudah menular meski menggunakan kondom. HPV yang sebabkan kutil kemaluan mudah menular karena bisa hidup di permukaan kulit. Selanjutnya ada herpes genitalis.
Mengonsumsi PeP
Nah, inilah beberapa hal yang bisa dilakukan untuk mengatasi infeksi penyakit pasca melakukan seks. Selalu perhatikan aktivitas seks yang Anda lakukan dengan pasangan. Pastikan tidak berisiko.