5 Hal Tentang Seks yang Akan Dialami Wanita Pengguna IUD
Kamis, 09 Agustus 2018
Edit
DokterSehat.Com – Selah satu jenis kontrasepsi atau alat KB yang paling sering digunakan oleh wanita adalah IUD. Alat kecil yang diselipkan di serviks hingga menjangkau dinding rahim serta tuba falopi ini cukup ampuh mencegah kehamilan. Bahkan peluang terjadi kebobolan sangat rendah sehingga seks yang dilakukan tanpa menggunakan kondom tidak berpotensi kehamilan.
Meski seks yang dilakukan aman, ada beberapa hal terkait IUD yang kadang membuat pasangan tidak nyaman. Bahkan seks terasa tidak menyenangkan dan cenderung menyakitkan.
Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang seks yang dilakukan dengan IUD terpasang di rahim, simak ulasan di bawah ini.
Tali ini kadang agak lancip sehingga membuat penis seperti tertusuk dengan jarum. Namun, kalau dokter bisa memotong tali ini dengan baik, risiko terjadi tusukan akan menurun. Kalau seks dilakukan dengan penetrasi dangkal atau pasangan tidak memiliki penis yang panjang hingga mampu menjangkau ujung serviks, rasa sakit tidak akan terjadi.
Penetrasi dalam akan membuat area serviks tertekan dengan kuat ke belakang. Kalau area serviks tidak ada IUD mungkin tidak memberikan dampak apa-apa. Namun, kalau ada IUD seperti ada tekanan kuat dan seperti mengganjal. Pilih posisi seks yang sesuai dengan kenyamanan agar seks tidak menyakitkan.
Kalau perdarahan yang terjadi tidak terlalu banyak dan tidak memberikan efek lanjutan mungkin Anda tidak perlu khawatir. Namun, kalau perdarahan terus terjadi dan rasa sakit enggan hilang, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter.
Jadi, kalau Anda ingin menggunakan IUD untuk alat kontrasepsi, jangan terlalu khawatir. Terpenting dari semua bicarakan juga dengan pasangan agar pilihan IUD tidak merusak aktivitas seks secara menyeluruh.
Inilah beberapa hal yang harus Anda tahu tentang seks pada wanita yang memakai IUD. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan.
Meski seks yang dilakukan aman, ada beberapa hal terkait IUD yang kadang membuat pasangan tidak nyaman. Bahkan seks terasa tidak menyenangkan dan cenderung menyakitkan.
Nah, untuk mengetahui lebih jauh tentang seks yang dilakukan dengan IUD terpasang di rahim, simak ulasan di bawah ini.
Tidak membuat pria jadi nyaman
Tali ini kadang agak lancip sehingga membuat penis seperti tertusuk dengan jarum. Namun, kalau dokter bisa memotong tali ini dengan baik, risiko terjadi tusukan akan menurun. Kalau seks dilakukan dengan penetrasi dangkal atau pasangan tidak memiliki penis yang panjang hingga mampu menjangkau ujung serviks, rasa sakit tidak akan terjadi.
Beberapa posisi seks menyakitkan wanita
Penetrasi dalam akan membuat area serviks tertekan dengan kuat ke belakang. Kalau area serviks tidak ada IUD mungkin tidak memberikan dampak apa-apa. Namun, kalau ada IUD seperti ada tekanan kuat dan seperti mengganjal. Pilih posisi seks yang sesuai dengan kenyamanan agar seks tidak menyakitkan.
Terjadi perdarahan pasca seks
Kalau perdarahan yang terjadi tidak terlalu banyak dan tidak memberikan efek lanjutan mungkin Anda tidak perlu khawatir. Namun, kalau perdarahan terus terjadi dan rasa sakit enggan hilang, lebih baik segera memeriksakan diri ke dokter.
Tidak memengaruhi orgasme wanita
Jadi, kalau Anda ingin menggunakan IUD untuk alat kontrasepsi, jangan terlalu khawatir. Terpenting dari semua bicarakan juga dengan pasangan agar pilihan IUD tidak merusak aktivitas seks secara menyeluruh.
Meningkatkan gairah seks pasangan
Inilah beberapa hal yang harus Anda tahu tentang seks pada wanita yang memakai IUD. Semoga bisa Anda gunakan sebagai rujukan.
