5 Perubahan yang Terjadi dalam Seks Setelah Punya Anak
Jumat, 27 Juli 2018
Edit
DokterSehat.Com – Seks memang menyenangkan saat awal pernikahan. Namun, lambat laun seks mengalami perubahan yang cukup signifikan. Perubahan ini mulai terlihat saat pasangan mulai memiliki momongan. Seks jadi sedikit berbeda sehingga beberapa pasangan mengaku susah melakukannya dengan maksimal.
Setelah memiliki anak, ada banyak perubahan yang terjadi saat seks. Karena harus merawat anak dengan baik hingga mengurus pekerjaan rumah pria dan wanita jadi susah bercinta.
Secara umum, inilah beberapa perubahan yang terjadi pada seks sehingga pasangan tahu bagaimana harus bersikap dan memperbaiki aktivitas seks agar bisa berjalan dengan lancar.
Kondisi ini menyebabkan pasangan terlalu capai untuk melakukan apa pun. Wanita terlalu capai sejak pagi untuk menjaga anak sementara pria capai bekerja dan harus begadang membantu pasangan kalau anak mendadak rewel. Kalau sudah capai seperti ini, seks seperti susah untuk dilakukan.
Sebenarnya seks tetap bisa dilakukan oleh pasangan dengan metode seks kilat. Mereka bisa melakukan seks dalam periode waktu 15-20 menit untuk mendapatkan kepuasan. Saat anak sedang tidur, seks bisa dilakukan sesegera mungkin. Oh ya, karena seks kilat kadang bisa membuat wanita sakit, jangan lupa untuk menggunakan pelumas, ya!
Seks masih bisa berjalan dengan tanpa meninggalkan bayi. Misal dengan melakukan seks dengan menggelar tikar di sebelah kasur. Dengan melakukan ini kalau sewaktu-waktu anak terbangun dan menangis, bisa segera ditenangkan dengan cepat.
Saat seks, pria tentu akan menyentuh wanita dengan intens. Sentuhan ini tentu membuat beberapa wanita jadi jengah. Bahkan banyak wanita enggan bercinta karena ingin tubuhnya sedikit terbebas. Setelah seharian disentuh bayi, kenapa malam hari harus terus disentuh juga dengan suami.
Berbohong saat seks inilah yang membuat kehidupan di atas ranjang terganggu. Wanita jadi semakin malas bercinta padahal pria juga membutuhkannya. Akhirnya percek-cokan pun bisa terjadi.
Inilah beberapa perubahan saat seks yang terjadi ketika memiliki anak. Nah, dari lima hal di atas mana kira-kira yang pernah atau sering Anda alami.
Setelah memiliki anak, ada banyak perubahan yang terjadi saat seks. Karena harus merawat anak dengan baik hingga mengurus pekerjaan rumah pria dan wanita jadi susah bercinta.
Secara umum, inilah beberapa perubahan yang terjadi pada seks sehingga pasangan tahu bagaimana harus bersikap dan memperbaiki aktivitas seks agar bisa berjalan dengan lancar.
Terlalu capai karena mengurus anak dan bekerja
Kondisi ini menyebabkan pasangan terlalu capai untuk melakukan apa pun. Wanita terlalu capai sejak pagi untuk menjaga anak sementara pria capai bekerja dan harus begadang membantu pasangan kalau anak mendadak rewel. Kalau sudah capai seperti ini, seks seperti susah untuk dilakukan.
Tidak ada waktu senggang yang lama
Sebenarnya seks tetap bisa dilakukan oleh pasangan dengan metode seks kilat. Mereka bisa melakukan seks dalam periode waktu 15-20 menit untuk mendapatkan kepuasan. Saat anak sedang tidur, seks bisa dilakukan sesegera mungkin. Oh ya, karena seks kilat kadang bisa membuat wanita sakit, jangan lupa untuk menggunakan pelumas, ya!
Tidak bisa meninggalkan anak sendiri
Seks masih bisa berjalan dengan tanpa meninggalkan bayi. Misal dengan melakukan seks dengan menggelar tikar di sebelah kasur. Dengan melakukan ini kalau sewaktu-waktu anak terbangun dan menangis, bisa segera ditenangkan dengan cepat.
Terlalu sering bersentuhan
Saat seks, pria tentu akan menyentuh wanita dengan intens. Sentuhan ini tentu membuat beberapa wanita jadi jengah. Bahkan banyak wanita enggan bercinta karena ingin tubuhnya sedikit terbebas. Setelah seharian disentuh bayi, kenapa malam hari harus terus disentuh juga dengan suami.
Berbohong saat seks
Berbohong saat seks inilah yang membuat kehidupan di atas ranjang terganggu. Wanita jadi semakin malas bercinta padahal pria juga membutuhkannya. Akhirnya percek-cokan pun bisa terjadi.
Inilah beberapa perubahan saat seks yang terjadi ketika memiliki anak. Nah, dari lima hal di atas mana kira-kira yang pernah atau sering Anda alami.
