Polisi Telanjangi Wanita Berjenggot Demi Buktikan Jenis Kelamin

wanita berjenggot

Kenya,Polisi telanjangi wanita berjenggot demi buktikan jenis kelamin orang tersebut,wanita tersebut mengalami pelecehan oleh aparat kepolisian usai dirinya diminta untuk telanjang dan meregangkan kaki agar terlihat penuh alat kelamin wanita tersebut,wanita tersebut mengaku ke polisi bahwa dia benar benar wanita dan mempunyai jenggot.

Seorang wanita ditangkap aparat kepolisian dan ditelanjangi oleh polisi lantaran aparat polisi ingin membuktikan bahwa orang tersebut berjenis kelamin laki laki,karena wanita tersebut mempunyai jenggot yang panjang hingga membuat polisi penasaran terhadap wanita tersebut.

Namun ternyata usai diperiksa wanita yang berjenggot terbukti benar benar berjenis kelamin wanita dia mengalami suatu kelainan langka,wanita yang diketahui bernama Teresiah Mumbi Maina alami pelecehan saat dirinya ditangkap oleh polisi,dia diminta telanjang dan kaki diregangkan hanya untuk melihat jenis kelaminnya.

Wanita yang bernama Teresiah Mumbi Maina bekerja sebagai calo angkutan umum,ia beserta teman temanya ditangkap oleh pihak kepolisian dan sempat di tahan padahal dia sudah memberi uang suap ke pihak polisi namun polisi masih kurang yakin,menurut wanita tersebut polisi melihat jenggotnya dan curiga bahwa dia merupakan seorang yang berjenis kelamin laki laki.

Polisi meminta agar Mumbi telanjang dan meregangkan kaki agar polisi melihat alat kelaminnya dia pun memohon agar dia tidak melepas pakaiannya,tapi polisi bersikeras bahwa mereka harus melihat alat kelaminnya sehingga wanita tersebut harus telanjang.

Mumbi menderita kondisi pertumbuhan rambut yang berlebihan yang dikenal sebagai hipertrikosis,ia kini tidak melanjutkan pekerjaanya sebagai calo angkutan umum karena malu akibat insiden yang menimpa dirinya,dia akan menuntut dua polisi yang telah melecehkannya,dikutip mailonline.

Dia juga mengatakan bahwa tidak pernah mencukur jenggotnya lantaran akan mengakibatkan gatal pada wajah wanita tersebut,dia mengaku mengalami trauma atas peristiwa pelecehan tersebut.

Iklan Atas Artikel

Iklan Tengah Artikel 1

Iklan Tengah Artikel 2

Iklan Bawah Artikel

loading...